Saat ini hampir semua perusahaan dihadapkan dengan masalah, yaitu tingkat persaingan yang semakin kompetitif. Aspek strategis perusahaan untuk bersaing dalam dunia bisnis adalah berusaha meningkatkan kualitas produk dan layanan. Selain itu, apa yang perlu diperhatikan adalah optimalisasi produksi karena dapat memperkirakan pengeluaran bahan baku, di samping biaya produksi dan transportasi serta biaya penyimpanan. Sebagai objek penelitian, PD Bawang Merah / Sumenep "Dua Putri" masih kesulitan untuk menentukan jumlah produksi bawang merah karena permintaan konsumen tidak pasti dan produksi bawang merah mengalami kendala di musim hujan, sehingga kadang-kadang perusahaan tidak dapat memenuhi permintaan konsumen. Oleh karena itu harus ada sistem pendukung keputusan berbasis komputer dengan bantuan satu metode menggunakan algoritma fuzzy Tsukamoto. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem yang dapat menentukan jumlah produksi berikutnya menggunakan empat variabel, yaitu permintaan, persediaan, pekerja dan produksi. Dan hasil tes menunjukkan bahwa sistem pendukung keputusan bekerja sangat baik. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji validitas SPK dengan membandingkan hasil perhitungan manual dan hasil perhitungan SPK menggunakan 14 jenis data yang menghasilkan akurasi mencapai 100%.
Kata kunci : Produksi, bawang merah, fuzzy tsukamoto, validitas SPK.
Niken Riyanti : 0896 0668 4746 Email : [email protected]
Nova Agustina : 0813 2032 9095 Website : selisik.sttbandung.ac.id