Salah satu faktor usaha peningkatan produksi pangan adalah tersedianya air yang cukup untuk irigasi di sawah-sawah sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, penentuan banyaknya air yang dibutuhkan perlu diketahui dengan pasti secara baik. Maka dari itu pengguna air irigasi tersebut selayaknya dilakukan secara efektif dan efisien. Umumnya pemberian air yang dilakukan petani untuk irigasi sawah adalah dengan menggenangi air secara terus menerus. Hal ini dapat merugikan para petani, karena selain tidak menghemat hal tersebut akan memberikan kualitas bunga padi yang kurang baik. Penulis merancang suatu alat yang dapat menghemat air dengan memanfaatkan mikrokontroler sebagai alat pengolah data dan sensor air. Mikrokontroler ATmega328 Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat suatu alat dalam bentuk prototype dengan judul alat irigasi sawah dengan sensor air berbasis mikrokontroler atmega 328. Pada alat ini Mikrokontroler ATmega328 akan diberikan syntax dalam bahasa pemograman C. Air merupakan sumber kehidupan yang tidak dapat tergantikan oleh apapun juga. Tanpa air seperti manusia, hewan dan tumbuhan tidak akan dapat hidup, karena semua mahluk hidup membutuhkan air.
Kata kunci : Mikrokontroler, ATMega328, Irigasi, Water Sensor.
Niken Riyanti : 0896 0668 4746 Email : [email protected]
Nova Agustina : 0813 2032 9095 Website : selisik.sttbandung.ac.id