Perlintasan kereta api yang tidak berpintu akan berpeluang menyebabkan terjadinya kecelakaan yang merugikan banyak pihak. Sebanyak 27 kejadian kecelakaan kereta api sepanjang tahun 2017 terjadi di perlintasan kereta api. Berdasarkan permasalahan tersebut pada penelitian ini akan membahas perancangan sistem otomatisasi palang pintu perlintasan kereta api menggunakan neuro fuzzy. Penelitian ini didasarkan pada pengembangan hasil dari penelitian yang sudah pernah dilakukan. Maka di rumuskan beberapa masalah yang bertujuan untuk: 1. Membuat perancangan sistem otomatisasi palang pintu kereta api, 2. Mendeteksi objek kereta api, 3. Menghitung kecepatan kereta api, 4. Memperkirakan jarak yang tepat waktu untuk penutupan palang pintu kereta api, 5. Mengetahui cara kerja sistem otomatis palang pintu kereta api. Perancangan sistem otomatisasi palang pintu perlintasan kereta api di desain dengan menggunakan perangkat lunak Proteus 8 Professional dengan bahasa pemrograman C,menggunakan sensor push button switch, menggunakan perangkat lunak pendukung Code Vision AVR dan minimum sistem berbasis ATmega8535 serta metode analisis data menggunakan metode Adaptif Neuro Fuzzy Inference System. Hasil pengujian palang pintu dapat menutup secara otomatis dan tepat pada waktunya sesuai dengan kecepatan kereta api yang akan melintas.
Kata kunci : Kereta Api, Sistem, Otomatis, Fuzzy.
Niken Riyanti : 0896 0668 4746 Email : [email protected]
Nova Agustina : 0813 2032 9095 Website : selisik.sttbandung.ac.id