Pembangunan game meliputi dua tahap perancangan yaitu perancangan konten dan perancangan software game itu sendiri. Pada umumnya pengerjaan game saat ini belum mengacu pada kerangka pengembangan software khusus untuk game. Game edukasi, lebih spesifik lagi, selain perlu memperhatikan konten game, juga perlu memperhatikan pemenuhan aspek edukasi. GAMED (diGital educational game development methodology )adalah salah satu kerangka kerja pembangunan game yang spesifik diterapkan pada pembangunan game edukasi. Pada penelitian ini, kerangka kerja GAMED diterapkan pada proses perancangan game pembelajaran Bahasa sunda “ULIN”. Adopsi kerangka kerja GAMED dibatasi pada fase game design sebagai landasan untuk membuat perancangan software game. Dari hasil identifikasi masalah, dapat dibuat spesifikasi game ULIN yang berupa game adventure, dengan model interaksi avatar, dan game mechanics berupa run, grab, walk dan touch. Game dibuat sederhana tanpa level karena ditujukan untuk anak-anak usia TK dan SD kelas 1. Konten game dibatasi pada pengenalan kata-kata Bahasa sunda, tingkatan kata (undak unduk basa), padanan kata, mengenal alat musik tradisional dan permainan tradisional Jawa Barat.
Kata kunci : Game, Kerangka Kerja, Edukasi, Perancangan Game, Bahasa Sunda.
Niken Riyanti : 0896 0668 4746 Email : [email protected]
Nova Agustina : 0813 2032 9095 Website : selisik.sttbandung.ac.id